Pangkalan Bun, 15 Januari 2026 – Dalam upaya terus meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas pengajaran, Komunitas Belajar (Kombel) SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun menyelenggarakan kegiatan Pengimbasan atau Desiminasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (15/1) ini bertempat di ruang pertemuan sekolah dan diikuti dengan antusias oleh seluruh jajaran dewan guru.
Kegiatan desiminasi ini merupakan tindak lanjut dari Bimbingan Teknis (Bimtek) tingkat lanjut yang telah diikuti oleh tiga guru utusan sekolah beberapa waktu lalu. Adapun narasumber dalam kegiatan ini adalah Ibu Sri Malawati, S.Pd., Ibu Merina Kusumawati, dan Ibu Pebti Lutfiatul Fauziah, S.P.
Fokus pada Karakter dan Kompetensi
Materi utama yang disampaikan dalam pengimbasan ini mencakup tiga pilar penting, yaitu:
- Pembelajaran Mendalam (Deep Learning): Strategi mengajak siswa untuk tidak sekadar menghafal, tetapi memahami konsep secara menyeluruh dan mampu menerapkannya dalam kehidupan nyata.
- KKA (Kompetensi Kesadaran Antarpribadi): Pengembangan kemampuan sosial-emosional guru dan siswa.
- Penguatan Pendidikan Karakter (PPK): Integrasi nilai-nilai moral dalam setiap mata pelajaran.
Dalam paparannya, narasumber menekankan bahwa guru saat ini harus berperan sebagai fasilitator, aktivator yang mampu memicu daya kritis siswa. "Pembelajaran mendalam menuntut kita untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa, sehingga ilmu yang didapat tidak mudah terlupakan," ujarnya.
Sinergi Seluruh Guru
Kepala SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun menyambut baik inisiatif ini. Beliau berharap hasil dari desiminasi ini dapat segera diimplementasikan di dalam kelas. Dengan adanya komunitas belajar yang aktif, diharapkan terjadi pertukaran ilmu (sharing knowledge) yang konsisten antar guru demi kemajuan sekolah.
Acara ditutup dengan sesi diskusi dan penyusunan rencana aksi pembelajaran yang akan diterapkan pada semester ini. Melalui kegiatan ini, SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun menegaskan komitmennya untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.