SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun

Sholat Istisqa Digelar di Lingkungan Perguruan Muhammadiyah Pangkalan Bun


Pangkalan Bun, 20 Agustus 2026 — Sebagai bentuk ikhtiar dan doa kepada Allah SWT, keluarga besar Perguruan Muhammadiyah Pangkalan Bun melaksanakan Sholat Istisqa pada Kamis, 20 Agustus 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan Perguruan Muhammadiyah Pangkalan Bun dan diikuti oleh para siswa serta warga sekolah. 

Sholat Istisqa merupakan sholat sunnah yang dilaksanakan sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar diturunkan hujan. Pelaksanaan kegiatan ini juga menjadi momentum untuk melakukan introspeksi dan memohon ampun atas dosa-dosa yang telah dilakukan.

Bertindak sebagai imam sekaligus khatib adalah Ustadz Hanif, guru SD Muhammadiyah Pangkalan Bun. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan bahwa Sholat Istisqa merupakan salah satu sunnah Nabi Muhammad SAW yang dilakukan sebagai bentuk ikhtiar umat Islam ketika membutuhkan hujan. 

Beliau juga mengajak seluruh jamaah untuk memperbanyak istighfar dan memohon ampun kepada Allah SWT atas segala dosa dan kesalahan. Melalui Sholat Istisqa, umat Islam menunjukkan ketergantungan kepada Allah SWT serta berharap agar Allah memberikan rahmat-Nya dengan menurunkan hujan yang bermanfaat. 

“Sholat Istisqa ini merupakan sunnah Nabi sebagai bentuk ikhtiar kita untuk memohon ampun atas dosa-dosa dan memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan,” demikian pesan yang disampaikan Ustaz Hanif dalam khotbahnya. 

Pelaksanaan Sholat Istisqa tidak hanya menjadi kegiatan ibadah, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi peserta didik. Para siswa diajak untuk memahami bahwa dalam menghadapi kondisi dan kebutuhan kehidupan, seorang muslim senantiasa mengedepankan doa, ikhtiar, introspeksi diri, serta berserah diri kepada Allah SWT.

Keluarga besar Perguruan Muhammadiyah Pangkalan Bun berharap agar doa yang dipanjatkan dalam Sholat Istisqa ini dikabulkan oleh Allah SWT. Semoga hujan segera diturunkan, membawa keberkahan, kesuburan, serta manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. 

 Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin. 🤲

SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun
Berkarakter Islami, Berkemajuan dan Berdaya Saing 

🌐 smkm.sch.id 📷 Instagram: @smkmpbun 🎵 TikTok: @smkmpbun

Pengecekan Kesehatan Rutin Siswa Kelas X Pasca SMPB 2026


SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun bersama Puskesmas Madurejo melaksanakan kegiatan pengecekan kesehatan rutin bagi siswa kelas X pasca pelaksanaan SMPB 2026 pada 6 Agustus 2026

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan kondisi kesehatan siswa baru sekaligus mendukung kesiapan mereka dalam mengikuti proses pembelajaran dan berbagai aktivitas pendidikan di lingkungan sekolah. 

Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Madurejo. Pemeriksaan dilakukan secara terarah dengan tetap memperhatikan kenyamanan dan kondisi masing-masing siswa.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara sekolah dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam mendukung tumbuh kembang serta kesehatan peserta didik. Dengan pemantauan kesehatan secara rutin, diharapkan siswa dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Puskesmas Madurejo atas dukungan dan kepeduliannya terhadap kesehatan peserta didik. 

Sehat Bersama, Tumbuh Bersama

Pemetaan Masa Depan Siswa Baru, SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun Gelar Asesmen Minat dan Karir


PANGKALAN BUN
– SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun kembali menggelar Asesmen Minat dan Karir bagi seluruh siswa kelas X yang baru saja diterima melalui SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 pada Jumat (24/7).

Kegiatan yang telah konsisten berjalan selama tiga tahun ini menjadi program rutin awal sekolah. Asesmen ini dirancang khusus untuk memetakan rencana lulus para siswa sejak hari pertama mereka menapaki jenjang pendidikan kejuruan.

Melalui asesmen ini, sekolah memperoleh data yang akurat mengenai potensi, minat, dan kecenderungan karir setiap individu. Data tersebut nantinya menjadi pijakan utama bagi tim pendidik dan konselor dalam memberikan pendampingan secara terarah dan terukur selama tiga tahun masa pembelajaran.

Dengan memahami peta potensi siswa sejak dini, SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun berkomitmen mendampingi setiap langkah perkembangan murid—baik yang berencana langsung bekerja, melanjutkan ke perguruan tinggi, maupun berwirausaha—agar siap menghadapi tantangan dunia kerja modern.

Besar harapan agar para siswa dapat mengasah potensi terbaiknya, tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, cerdas, serta siap menggapai cita-cita—baik untuk bekerja, melanjutkan studi, maupun berwirausaha.

Program Sholat Duha SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun


Program Sholat Duha merupakan salah satu program pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman di SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun. Program ini dirancang sebagai bagian dari implementasi pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), dengan tujuan membiasakan peserta didik melaksanakan ibadah sunnah, meningkatkan kedisiplinan, serta menanamkan nilai tanggung jawab dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Program ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Senin hingga Kamis pada 15 menit pertama jam pelajaran pertama. Seluruh peserta didik SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun mengikuti pelaksanaan Sholat Duha secara berjamaah di Masjid Al-Huda yang berada di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Pangkalan Bun sebelum kegiatan pembelajaran dimulai.

Pelaksanaan program berada di bawah pengawasan dan pendampingan guru mata pelajaran pada jam pertama. Guru bertanggung jawab memastikan kehadiran, ketertiban, dan keterlibatan peserta didik selama kegiatan berlangsung. Setelah pelaksanaan selesai, guru melakukan pencatatan kehadiran dan pelaksanaan ibadah melalui Sistem Informasi Manajemen Akademik (SIMA) SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun sebagai bentuk dokumentasi dan monitoring program.

Data pelaksanaan yang tercatat dalam SIMA terintegrasi dengan Portal SMKM, sehingga orang tua atau wali murid dapat memantau secara langsung keikutsertaan putra-putrinya dalam Program Sholat Duha. Keterbukaan informasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam membangun kebiasaan beribadah serta pembinaan karakter peserta didik.

Selain sebagai sarana pembiasaan ibadah, rekam jejak keikutsertaan peserta didik dalam Program Sholat Duha juga menjadi salah satu pertimbangan tambahan dalam penilaian Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) sesuai dengan ketentuan yang berlaku di sekolah. Dengan demikian, program ini tidak hanya menumbuhkan budaya religius di lingkungan sekolah, tetapi juga mendorong peserta didik untuk menunjukkan konsistensi dalam menjalankan ibadah dan membentuk karakter Islami dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui Program Sholat Duha, SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun berkomitmen mewujudkan lingkungan pendidikan yang religius, disiplin, dan berkarakter, sejalan dengan visi sekolah dalam mencetak lulusan yang unggul, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Tingkatkan Kemahiran Berbahasa, 107 Siswa SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun Ikuti UKBI



PANGKALAN BUN – Sebanyak 107 siswa SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun antusias mengikuti Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) yang diselenggarakan pada Kamis (16/7/2026). Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 10.00 WIB ini diinisiasi langsung oleh Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah guna mengukur serta meningkatkan mutu kemahiran berbahasa Indonesia para generasi muda.

Mengingat jumlah peserta yang cukup banyak, pelaksanaan ujian dibagi ke dalam dua lokasi terpisah, yakni Laboratorium IPA dan Laboratorium RPL. Pembagian ini terbukti efektif menjaga kondusivitas dan fokus para siswa selama ujian berbasis digital tersebut berlangsung.

Kesuksesan agenda ini tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi yang solid di tingkat internal sekolah. Tim Kurikulum SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun bekerja sama secara intensif dengan seluruh wali kelas X dan XII untuk bertindak sebagai fasilitator pendamping. Mereka memastikan seluruh sarana teknis dan kesiapan mental peserta didik terpenuhi dengan baik sebelum ujian dimulai.

Kepala SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Balai Bahasa Kalteng serta tim fasilitator internal. Melalui pelaksanaan UKBI ini, sekolah berharap dapat mencetak lulusan yang tidak hanya terampil secara kejuruan, tetapi juga memiliki kebanggaan dan kemahiran berbahasa Indonesia yang baik dan benar.

SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun Gelar Sosialisasi dan Simulasi UKBI Bersama Balai Bahasa Kalteng


PANGKALAN BUN – Dalam upaya meningkatkan kemahiran berbahasa Indonesia serta mengukur kesiapan literasi digital para murid, SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun menggelar kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif Merdeka. Kegiatan penting ini dilaksanakan bekerja sama langsung dengan Tim Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah.

Kegiatan ini menyasar seluruh murid kelas XI dan kelas XII sebagai persiapan menghadapi uji kompetensi berbahasa yang kini berbasis digital. Kehadiran tim dari Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah disambut hangat oleh pihak sekolah yang berkomitmen penuh mendukung program penguatan literasi nasional ini.

Untuk memastikan jalannya acara berlangsung tertib dan optimal, Tim Kurikulum SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun bertindak sebagai fasilitator utama. Tidak bergerak sendiri, Tim Kurikulum juga berkolaborasi erat dengan para Guru Wali/Wali Kelas XI dan XII untuk mengoordinasikan kehadiran murid serta memastikan perangkat yang digunakan siap terhubung dengan sistem UKBI Adaptif.

Dalam sesi sosialisasi, para murid diberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya memiliki sertifikat UKBI di dunia kerja maupun pendidikan tinggi, serta bagaimana struktur soal adaptif yang akan menyesuaikan dengan tingkat kemahiran masing-masing peserta. Setelah itu, para murid langsung mengikuti simulasi ujian untuk membiasakan diri dengan antarmuka sistem dan manajemen waktu selama tes.

Pihak sekolah berharap, melalui sosialisasi dan simulasi ini, para murid kelas XI dan XII memiliki kesiapan mental serta teknis yang matang saat pelaksanaan ujian utama nanti, sekaligus mampu meraih predikat hasil yang memuaskan.

Panduan Kokurikuler


Dalam upaya mendukung proses belajar-mengajar yang lebih holistik dan berdampak, Kementerian Pendidikan telah resmi menerbitkan Panduan Pelaksanaan Kegiatan Kokurikuler. Panduan ini dirancang untuk memperkuat karakter, mengasah keterampilan, serta mendalami materi pelajaran yang telah diterima siswa di dalam kelas melalui kegiatan nyata.

Sebagai bagian dari komitmen SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun untuk menyelenggarakan pendidikan yang transparan dan selaras dengan kebijakan nasional, kami mengajak seluruh warga sekolah untuk mempelajari arahan resmi ini.

📌 Mengapa Panduan Ini Penting?

  • Bagi Guru: Sebagai acuan dalam merancang proyek atau kegiatan luar kelas yang kreatif, terstruktur, dan sesuai dengan capaian pembelajaran.

  • Bagi Siswa: Memberikan gambaran tentang bagaimana eksplorasi minat dan bakat akan dinilai dan dijalankan.

  • Bagi Orang Tua: Membantu memahami dan mendukung aktivitas edukatif anak di luar jam tatap muka kelas formal.

Berikut ini tautan dokumen Panduan Kokurikuler https://kurikulum.kemendikdasmen.go.id/file/1753779343_manage_file.pdf 

SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun Beri Apresiasi bagi Sang Juara Komik Digital FLS3N


PANGKALAN BUN
– Suasana upacara bendera di lapangan SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun pada Senin pagi (04/05/2026) terasa lebih istimewa. Tidak hanya sekadar rutinitas mingguan, momentum ini menjadi ajang bagi sekolah untuk memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada salah satu siswi berprestasi, Syalva Rahmadani.

Syalva, siswi Kelas X program keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV), baru saja mengharumkan nama sekolah dengan menyabet Juara 2 lomba Komik Digital pada ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Kotawaringin Barat tahun 2026.

Penyerahan Penghargaan Secara Simbolis

Pemberian apresiasi tersebut dilakukan langsung oleh pembina upacara di hadapan seluruh peserta upacara, mulai dari jajaran guru, staf, hingga rekan-rekan sesama siswa. Penyerahan piagam dan penghargaan secara simbolis ini merupakan bentuk komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan bakat dan minat siswa di bidang non-akademik, khususnya seni digital.

"Prestasi yang diraih Syalva adalah bukti nyata bahwa kreativitas siswa SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun mampu bersaing di tingkat kabupaten. Kami berharap pencapaian ini menjadi pemantik semangat bagi siswa lain untuk terus berkarya," ujar pembina upacara dalam amanatnya.

Sekilas Tentang Prestasi Syalva

Sebagai siswi jurusan DKV, Syalva berhasil mengolah narasi visual yang menarik dan teknik digital yang mumpuni hingga mampu meyakinkan dewan juri. Kemenangan ini sekaligus memperkuat posisi jurusan DKV di SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun sebagai wadah pencetak kreator muda berbakat di Kotawaringin Barat.

Pencapaian ini menjadi kado manis di awal bulan Mei bagi sekolah. Dengan adanya apresiasi ini, diharapkan Syalva terus mengasah kemampuannya untuk menghadapi tantangan di tingkat yang lebih tinggi, serta menginspirasi generasi muda lainnya untuk berani menunjukkan karya terbaik mereka melalui media digital.

Pencapaian ini juga menjadi bukti nyata bahwa SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun mampu berprestasi dan bersaing dengan sekolah-sekolah lain di tingkat kabupaten. Meskipun berada di tengah persaingan yang ketat, kualitas pendidikan dan bimbingan kreatif di sekolah ini terbukti mampu melahirkan talenta yang unggul.