PANGKALAN BUN – Dalam upaya meningkatkan kemahiran berbahasa Indonesia serta mengukur kesiapan literasi digital para murid, SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun menggelar kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif Merdeka. Kegiatan penting ini dilaksanakan bekerja sama langsung dengan Tim Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah.
Kegiatan ini menyasar seluruh murid kelas XI dan kelas XII sebagai persiapan menghadapi uji kompetensi berbahasa yang kini berbasis digital. Kehadiran tim dari Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah disambut hangat oleh pihak sekolah yang berkomitmen penuh mendukung program penguatan literasi nasional ini.
Untuk memastikan jalannya acara berlangsung tertib dan optimal, Tim Kurikulum SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun bertindak sebagai fasilitator utama. Tidak bergerak sendiri, Tim Kurikulum juga berkolaborasi erat dengan para Guru Wali/Wali Kelas XI dan XII untuk mengoordinasikan kehadiran murid serta memastikan perangkat yang digunakan siap terhubung dengan sistem UKBI Adaptif.
Dalam sesi sosialisasi, para murid diberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya memiliki sertifikat UKBI di dunia kerja maupun pendidikan tinggi, serta bagaimana struktur soal adaptif yang akan menyesuaikan dengan tingkat kemahiran masing-masing peserta. Setelah itu, para murid langsung mengikuti simulasi ujian untuk membiasakan diri dengan antarmuka sistem dan manajemen waktu selama tes.
Pihak sekolah berharap, melalui sosialisasi dan simulasi ini, para murid kelas XI dan XII memiliki kesiapan mental serta teknis yang matang saat pelaksanaan ujian utama nanti, sekaligus mampu meraih predikat hasil yang memuaskan.
